Suatu produk atau jasa dikatakan berkualitas apabila perusahaan memiliki perhatian khusus yang berorientasi pada kualitas produk atau jasa. Akan tetapi, terdapat dua perspektif dalam melihat kualitas dari suatu produk atau jasa yaitu dari perspektif produsen dan dari perspektif konsumen. 1. Perspektif Menurut Sudut Pandang Produsen Produsen melihat kualitas dari dimensi kesesuaian standar dan biaya yang dikeluarkan. Ketika merancang sebuah rangkaian produksi barang atau jasa, produsen melihat apakah produk atau jasa yang dihasilkan sudah sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditetapkan atau belum, atau malah terjadi defect atau cacat. Selain itu juga membandingkan dengan biaya yang dikeluarkan, produsen melakukan analisis produksi sehingga sumber daya yang dikeluarkan efektif dan efisien. 2. Perspektif Kualitas Menurut Sudut Pandang Konsumen Konsumen melihat kualitas dari dimensi karakteristik kualitas dan harga. Dari sisi kualitas, konsumen melihat ...
Program Evaluation Review Technique (PERT) adalah alat manajemen proyek yang digunakan untuk menjadwalkan, mengatur, dan mengoordinasikan tugas dalam sebuah proyek. PERT merupakan sebuah metodologi yang dikembangkan oleh Angkatan Laut AS pada 1950-an untuk mengelola program rudal kapal selam Polaris. Sedangkan pada waktu yang hampir bersamaan, Critical Path Method (CPM) dikembangkan untuk manajemen proyek di sektor swasta. PERT dan CPM adalah dua teknik manajemen proyek berbasis jaringan, yang menunjukkan aliran dan urutan kegiatan dan acara. PERT sesuai untuk proyek-proyek baru di mana data, waktu, dan biaya yang diperlukan untuk menyelesaikan berbagai kegiatan tidak diketahui. Dengan PERT akan diidentifikasi waktu pengerjaan tercepat, terlama, dan terlayak. Perusahaan kontraktor yang mengerjakan proyek-proyek pembangunan karena perusahaan tersebut harus menyelesaikan kontrak kerja dengan tepat waktu. PERT menekankan pada ketepatan w...
Secara umum terdapat empat standar yang mengatur organisasi sektor publik yaitu: 1) Standar Nomenklatur 2) Standar Akuntansi Sektor Publik 3) Standar Pemeriksaan Keuangan Negara 4) Standar Akuntansi Biaya Standar nomenklatur memberikan acuan dalam proses perencanaan (anggaran), pelaksanaan (klasifikasi dan pencatatan transaksi), dan pertanggungjawaban yang terkait dengan aktivitas atau transaksi publik baik untuk barang, jasa, maupun modal. Misalnya saja belanja pegawai 51xxxx, belanja barang 52xxxx, dan belanja modal 53xxxx. Dengan adanya standar nomenklatur saja tidak cukup, perlu adanya standar akuntansi sektor publik yang berisikan prinsip-prinsip, dasar yang dijadikan acuan dalam pengakuan transaksi dalam organisasi sektor publik, sehingga antara satu organisasi publik satu dengan yang lainnya memiliki dasar dan standar pengakuan yang sama. Dalam tahap pertanggungjawaban dan evaluasi, ada standar pemeriksaan keuangan negara yang mengatur pejabat pemeri...
Komentar
Posting Komentar